Madrasah Aliyah Swasta (MAS) PPTQ Harun Asy-Syafi’i Yogyakarta terus memperkuat komitmennya terhadap keselamatan warga madrasah melalui penyelenggaraan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digelar pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olehraga (Dindikpora) dan Taruna Siaga bencana (Dantagana) sebagai langkah strategis membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Program SPAB dirancang untuk menanamkan budaya sadar dan tanggap bencana di lingkungan pendidikan. Dalam kegiatan ini, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mendapatkan pemahaman mengenai mitigasi bencana, prosedur penyelamatan diri, serta manajemen risiko di satuan pendidikan. Para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi yang dikemas secara interaktif oleh tim tim Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olehraga (Dindikpora) dan Taruna Siaga bencana (Dantagana).

Kepala Madrasah, Suratno, B.I.S, dalam sambutannya menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa program SPAB sangat penting untuk memastikan perlindungan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik dari kemungkinan dampak bencana. “Kegiatan ini adalah langkah nyata untuk membangun lingkungan belajar yang aman. Edukasi seperti ini membantu kita lebih siap saat ancaman bencana muncul tanpa tanda,” ungkapnya.

Salah satu materi yang paling mendapat perhatian dari warga madrasah adalah tips keselamatan saat bencana terjadi, seperti cara berlindung saat gempa, langkah evakuasi yang benar, hingga pentingnya mengenali titik kumpul aman. Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan juga ditutup dengan simulasi penanganan bencana, yang memungkinkan seluruh siswa dan guru mempraktikkan langsung prosedur evakuasi sesuai standar keamanan.

Sosialisasi yang berakhir pada Kamis sore itu ditutup oleh tim Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olehraga (Dindikpora) dan Taruna Siaga bencana (Dantagana) Yogyakarta yang kembali mengingatkan bahwa risiko bencana di Indonesia tergolong tinggi dan tidak selalu dapat diprediksi. Oleh karena itu, pelatihan dan edukasi seperti SPAB menjadi pondasi penting untuk mengurangi dampak yang mungkin muncul. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAS PPTQ Harun Asy-Syafi’i berharap kesiapsiagaan warga madrasah semakin kuat dan lingkungan pendidikan semakin aman serta berketahanan bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *