Salafiyah Wustho (SMP) Terakreditasi A 

Pondok Pesantren Harun Asy-Syafi’I Yogyakarta jenjang pendidikan Salafiyah Wusto setara dengan SMP/MTs yang juga berbasis pesantren yang berpotensi melanjutkan ke jenjang tingkat WUSTHO setara dengan SMP/MTs. Bahkan beberapa sudah berniat untuk melanjutkan.

Sebagian besar santri adalah dari kelompok masyarakat yang kurang mampu yang ditanggung oleh yayasan. Sehingga, keberadaan jenjang pendidikan Salafiyah Wustho merupakan kebutuhan bagi kelompok siswa tersebut agar keberlangsungan program tetap berjalan. Tak hanya itu, secara umum keberadaan lembaga pendidikan berbasis pesantren belum semuanya terjangkau oleh seluruh masyarakat khususnya lapisan masyarakat menengah ke bawah disebabkan karena faktor ekonomi. Sebuah ironi, jika mereka tidak bisa menuntaskan wajib belajar 12 tahun.

Berangkat dari latar belakang tersebut, kami berniat mendirikan program Salafiyah Wustho Tahfidz Qur’an Harun Asy-Syafi’i yang kami khususkan meneruskan program Salafiyah Wusto yang sudah ada saat ini. Dengan visi dan misi yang disusun diharapkan ikut berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tertuang dalam tujuan pendidikan nasional.

Madrasah Aliyah (MA)

Sesuai dengan amanat undang-undang bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan yang diharapkan yakni minimal mengenyam pendidikan 12 tahun mulai SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. Pendidikan yang dimaksud adalah yang bisa melahirkan insan yang tak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat ini, animo masyarakat dalam memilih pendidikan berbasis pesantren cukup tinggi. Pendidikan berbasis pesantren dirasa mendukung lulusan yang memiliki karakter tersebut, yakni memiliki karakter takwa, cerdas dan terampil atau dalam bahasa pesantren kita sebut dengan istilah sensitif, kreatif dan produktif. Oleh karena itu, pendidikan yang ditawarkan madrasah berbasis pesantren dianggap sangat penting.

Pondok Pesantren Harun Asy-Syafi’I Yogyakarta saat ini sudah memiliki 98 siswa jenjang pendidikan Salafiyah Wusto setara dengan SMP/MTs yang juga berbasis pesantren yang berpotensi melanjutkan ke jenjang Aliyah. Bahkan beberapa sudah berniat untuk melanjutkan.

Sebagian besar siswa-siswinya adalah dari kelompok masyarakat yang kurang mampu yang ditanggung oleh yayasan. Sehingga, keberadaan jenjang pendidikan Aliyah merupakan kebutuhan bagi kelompok siswa tersebut agar keberlangsungan program tetap berjalan. Tak hanya itu, secara umum keberadaan lembaga pendidikan berbasis pesantren belum semuanya terjangkau oleh seluruh masyarakat khususnya lapisan masyarakat menengah ke bawah disebabkan karena faktor ekonomi. Sebuah ironi, jika mereka tidak bisa menuntaskan wajib belajar 12 tahun.

Berangkat dari latar belakang tersebut, kami berniat mendirikan Madrasah Aliyah (MA) Tahfidz Qur’an Harun Asy-Syafi’i yang kami khususkan meneruskan program Salafiyah Wusto yang sudah ada saat ini. Dengan visi dan misi yang disusun diharapkan ikut berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tertuang dalam tujuan pendidikan nasional.

Tahfidz Murni

Program Tahfidz Murni adalah Program khusus menghafal Al-Qur’an 30 Juz Selama 1 tahun dalam program ini santri hanya menghafal saja tanpa sekolah ataupun yang lainnya. Program ini wajib dilaksanakan oleh santri selama 2 tahun yaitu :1 tahun Menghafal dan 1 tahun pengabdian dan program ini khusus santri berumur 17 tahun ke atas.